Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Wacana dinonaktifkannya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dan Boediono sebagai Wakil Presiden akibat skandal Bank Century dinilai tidak akan mempengaruhi pasar modal Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Head of Research and Chief Economist Asia ING Commercial Banking Tim Condon saat teleconference dengan wartawan di kantor ING Securities Indonesia, Gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/1/2010).
"Investor nampaknya tertarik dengan kasus Century, tapi terlepas dari tertarik atau tidak tertariknya investor asing, itu bukanlah hal yang dikhawatirkan oleh investor asing," jelasnya.
Lebih jauh dia menjelaskan jika investor lebih melihat atas potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2010 daripada skandal-skandal politik seperti kasus Bank Century.
"Saya pikir investor tidak akan keluar dari Indonesia karena masalah itu. Karena itu bukan sesuatu yang menakutkan bagi investor, mereka tidak melihat isu politik di Indonesia, investor melihat kinerja ekonomi Indonesia," jelasnya.
Walau demikian, dia mengatakan jika pasar modal Indonesia akan sedikit mengalami kontraksi pada kuartal I-2010 ini. Hal ini karena kekhawatiran atas kebijakan Presiden AS Barack Obama yang membatasi pergerakan perbankan dan pengetatan likuditas di China. "Kekhawatiran atas kebijakan di AS dan situasi di China akan menjadi sedikit masalah secara jangka pendek," jelasnya.
Dengan demikian, menurutnya capital outflow nampaknya memang akan terjadi pada kuartal pertama tahun ini. "Investor melihat hal ini mungkin saja pada kuartal I pasar modal akan penuh perjuangan, dan akan mengakibatkan kekhawatiran keluarnya dana asing di kuartal I-2010," tambahnya.
(ade)