Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Ditutup di Level Rp9.315

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Selasa, 26 Januari 2010 |16:29 WIB
Rupiah Ditutup di Level Rp9.315
Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) kali ini ternyata tidak diikuti oleh menguatnya USD, di mana nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat Rp9.315 per USD.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs tengah rupiah pada Selasa (26/1/2010) ditutup di level Rp9.315 per USD, menguat jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin yang sempat berada di Rp9.340 per USD. Sementara itu, kurs jual rupiah hari ini berada di level Rp9.362 dan kurs beli di Rp9.268 per USD.

Seperti dilansir dari Valbury Securities, USD menguat atas yen di sesi perdagangan kemarin, karena makin dekatnya kemenangan Ben Bernanke sebagai chief the Fed untuk periode kedua, meredam kekhawatiran investor.

Tekanan atas yen datang dari spekulasi yang berkembang bahwa Bank of Japan (BOJ) akan mengambil kebijakan moneter yang lebih longgar guna membantu pemulihan ekonomi. BOJ pun telah menetapkan suku bunga acuannya tetap di level 0,1 persen agar negara ini tidak terus menerus mengalami deflasi.

Sebelumnya, USD berada di bawah tekanan karena pelaku pasar melakukan book-profit setelah USD melakukan rally menjelang rilis data ekonomi pekan ini, termasuk sidang dua hari the Fed yang hasilnya akan diumumkan pada Kamis 28 Januari dini hari, dan data GDP Q4 (advance) pada Jumat 29 Januari

USD yang rally pekan lalu karena investor memangkas kepemilikan mata uang dengan imbal hasil yang lebih, mata uang dan aset yang lebih biresiko, berbalik melemah di sesi perdagangan Senin. USD tercatat naik 0,4 persen di level 90,23 yen. Terhadap USD, euro naik 0,1 persen di level USD1,4151 sebelumnya menyentuh level tertinggi USD1,4197, karena demand bagi five-year Greek bonds meningkat dan mencapai hampir 25 miliar euro.

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement