Boediono Sampaikan 4 Kebijakan Ekonomi RI ke AS

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Selasa, 26 Januari 2010 12:23 wib
Wakil Presiden Boediono. Foto: Koran SI
Wakil Presiden Boediono. Foto: Koran SI
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Boediono menerima kunjungan perwakilan Dewan Bisnis Amerika-ASEAN (US-ASEAN Business Council) di Istana Wapres. Dalam pertemuan itu, Boediono menyampaikan empat kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dalam waktu lima tahun ke depan.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara Boediono, Yopie Hidayat, kepada wartawan usai pertemuan yang berlangsung tertutup, di Istana Wapres, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (26/1/2010).

Empat kebijakan tersebut yakni pertama, pembangunan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan kereta api untuk meningkatkan konektivitas antardaerah di seluruh Indonesia.

Yopie mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu target utama pembangunan untuk menciptakan pasar dalam negeri. "Belajar dari krisis ekonomi 2008 lalu kita tidak bisa hanya bergantung kepada ekspor," katanya.

Fokus kedua adalah pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik atau good corporate governance untuk mendukung iklim investasi. Salah satunya dengan menyelaraskan peraturan yang dibuat pemerintah agar tidak ada lagi hambatan dalam investasi.

Selain itu, Boediono juga menjelaskan tentang intervensi pemerintah dalam perekonomian melalui berbagai program yang langsung diarahkan terhadap masyarakat miskin.

Misalnya, bantuan langsung tunai (BLT), program keluarga harapan dan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri. "Terakhir Wakil Presiden juga menyampaikan tentang peningkatan sumber daya manusia," kata Yopie.

Meski demikian, tidak ada pembicaraan mengenai angka investasi yang akan ditanamkan oleh para pengusaha asal AS tersebut. "Karena ini dengan wapres kita hanya bicara hal umum saja. Soal kebijakan pemerintah ke depan," ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden ini turut dihadiri Presiden US-Indonesia Business Council Alexander C Feldman dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Cameron R Hume. Serta beberapa pengusaha asal AS di antaranya perwakilan perusahaan Time Warner, Intel, dan Monsanto. (ade)
TWITTER »
twit