Getting time...

Ritel AS 2010 Bisa Naik 2,5%

Rabu, 27 Januari 2010 06:37 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
SAN FRANCISCO - Federasi Ritel Nasional Amerika Serikat (NRF) meramalkan penjualan ritel Paman Sam 2010 meningkat 2,5 persen.Ini sinyal bahwa peritel berhasil melalui resesi terburuk sejak 1930-an.

NRF mengestimasi pertumbuhan penjualan ritel masih moderat. Di luar pertumbuhan negatif selama dua tahun (2008-2009), ramalan 2010 merupakan terendah secara tahunan (year on year/ yoy) sejak 1995. ”Saya menggambarkan tahun ini (2010) sebagai tahun yang sangat kuat,” kata kepala ekonom NRF Rosalind Wells. Penguatan ritel tidak lepas dari membaiknya pasar perumahan dan tenaga kerja yang membuat keyakinan konsumen menguat.

NRF mengestimasi terjadi penurunan 2,5 persen pada penjualan selama 2009 dan pertumbuhan 1,3 persen di 2008. Data-data NRF ini meliputi penjualan ritel penjualan industri, di luar automotif, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU),dan restoran. Meski kuat,Wells menilai tidak terjadi lonjakan penjualan di 2010. ”Kita tidak akan mengalami pemulihan ekonomi berbentuk huruf V. Kita juga tidak akan melihat pemulihan belanja konsumen berbentuk huruf V. Ini pemulihan menuju level normal yang berjalan lambat,” ujar Wells.

Peritel AS telah membukukan penjualan di atas ramalan pada musim belanja liburan akhir tahun. Penjualan musim belanja liburan 2009 (November-Desember) naik 1,1 persen. Kinerja ini di atas estimasi NRF yang sebelumnya memproyeksi penurunan penjualan musim belanja liburan 2009 sebesar 1 persen. Jaringan ritel berhasil mencatatkan kemajuan atas kinerja musim belanja liburan 2008 yang turun 3,4 persen.

Kebijakan pemotongan inventori dan bonus yang dilakukan peritel di November-Desember 2009 berhasil menarik konsumen untuk berbelanja. Pertanyaannya, apakah peritel dapat mempertahankan momentum akhir 2009 pada 2010 karena konsumen masih mendapat tekanan. Untuk 2010,Well mengestimasi konsumen akan berbelanja pada barang yang memiliki nilai lebih.

Ini akan memaksa peritel untuk mempertahankan kebijakan menjual barang dan pelayanan terbatas sehingga harga menjadi murah (warehouse club) dan penawaran barang bermerek yang tidak menentu (off-priced retailers).Kebijakan ini dianut oleh Wal-Mart Stores Inc, Costco Wholesale Corp, dan TJX Cos Inc.

Sementara itu, jumlah pekerja yang mengajukan tunjangan pengangguran naik pada pekan yang berakhir 16 Januari.Manufaktur AS juga melemah di Januari.Kedua hal ini menggambarkan pemulihan ekonomi melambat di awal tahun. ”Di 2010 kondisi ritel tetap sulit,tapi penguatan ekonomi akan berdampak positif pada kenaikan penjualan, ”papar NRF. Meski begitu, NRF optimistis jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) akan turun dan pembukaan lapangan kerja akan tumbuh di 2010.

”Harapannya, seiring berjalannya tahun, kita akan melihat perbaikan di pasar tenaga kerja. Ketika hal itu terjadi, kita akan melihat keyakinan konsumen akan membaik, pendapatan menguat, dan ini akan meningkatkan kinerja ritel,” ujar Wells. Wells berpendapat, pasar perumahan telah menunjukkan sinyal stabilisasi.

Pemulihan di perumahan bisa membantu menguatnya nilai rumah, keyakinan konsumen, dan permintaan barang rumah tangga seperti perabot dan alas tidur. ”Kami menilai pasar perumahan telah menguat dari posisi bottom,”kata dia. Perbaikan penjualan juga terjadi pada peritel kelas atas. Namun, konsumen kelas menengah tetap menjadi tantangan di 2010.

”Kelas menengah masih berjuang,” ungkap dia. Sementara itu, Asosiasi Agen Penjual Properti Nasional AS (NAR) melaporkan penjualan rumah eksisting Desember anjlok 16,7 persen menjadi rata-rata 5,45 juta unit per tahun. Meskipun penurunan telah diantisipasi secara luas, penurunan Desember lebih besar dari ramalan analis yang memproyeksikan penjualan ratarata tahunan sebesar 5,9 juta unit.

”Ini penurunan terbesar sejak 1999,” kata NAR. Sebelumnya pasar mengantisipasi bakal terjadi penurunan di Desember karena penjualan September melonjak. Saat itu pembeli rumah pertama memanfaatkan insentif pajak pembelian dari Pemerintah Federal AS.Kebijakan itu berakhir 30 September lalu. (Ahmad Senoadi)
(//css)
TWITTER »
twit