Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) telah mengganti jajaran direksi dan komisarisnya melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) hari ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama ISAT Harry Sasongko saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (28/1/2010).
Selanjutnya, Kaizad Bomi Heerjee yang sebelumnya menjabat sebagai direktur sudah tidak menjabat lagi di Indosat mulai 30 April 2010. Jabatannya digantikan oleh Laszlo Imre Barta asal Bulgaria mulai 1 Mei 2010.
Selain itu, perseroan mengangkat dua orang komisaris independen baru yakni Alexander Rusli dan Chris Kanter, menggantikan Setyanto Prawira Santosa dan Michael Francis Latimer.
Sebelumnya, berbagai kabar mewarnai pergantian direksi Indosat. Pemegang saham mayoritas Indosat, Qatar Telecom dikabarkan bakal menggeser orang Temasek yakni Direktur Kaizad Bomi Heerjee serta komisaris independent Thia Peng.
Susunan direksi Indosat sebelumnya terdiri dari Direktur Utama Harry Sasongko Tirtotjondro, Direktur Peter Wladyslaw Kuncewicz, Direktur Kaizad Bomi Heerjee, Direktur Stephen Edward Hobb, dan Direktur Fadzri Sentosa.
Bahkan, sempat dikabarkan pula bila Harry Sasongko bakal diganti karena kinerja perseroan yang tidak memuaskan. Namun demikian, ternyata hanya dua komisaris dan satu direksi saja yang diganti.
(ade)