Presiden SBY. Foto: Koran SI
JAKARTA - Banyaknya pengusaha yang mangkir dari membayar pajak membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah. Dirinya berjanji untuk segera membereskannya.
Dirinya pun menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kepatuhan para pengusaha dan bankir yang menjadi wajib pajak tersebut.
"Kita akan bereskan yang bandel-bandel bayar pajak, di bank masih banyak. Nanti saya akan cek langsung supaya ekonomi kita sehat," ujarnya saat Peluncuran Sistem National Single Window (NSW) di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (29/1/2010).
Untuk itu dirinya meminta perbaikan di struktur kelembagaan instansi pelayanan publik yaitu Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan BPN.
Dia pun meminta agar persepsi instansi pemerintah tersebut yang buruk pada masa lalu, yang dikenal dengan istilah 'basah' agar segera dihilangkan karena lembaga tersebut memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum.
Selain itu, ditegaskannya jika ada pihak atau instansi yang tidak menjalankan kewajibannya tidak akan segan-segan menjalani proses hukum. "Kita lihat mana yang tidakmenjalankan kewajibannya. Kita tegakkan hukum yang seadil-adilnya," tegasnya.
(ade)