Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - Hingga akhir 2009, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah menyalurkan fasilitas pembiayaan senilai Rp14,8 triliun untuk mendukung pengembangan sektor pangan.
"Sampai akhir 2009, Bank Mandiri sudah menyalurkan fasilitas pembiayaan hingga Rp14,8 triliun atau tumbuh 11 persen dibanding 2008," kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Riswinandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (29/1/2010).
Selama periode 2009 juga, Bank Mandiri telah menyalurkan fasilitas pembiayaan untuk 96.488 petani. Angka ini lebih tinggi dari 2008 yang tercatat sebanyak 93.464 petani.
Pembiayaan untuk petani kecil diberikan melalui fasilitas kredit ketahanan pangan dan energi (KKP-E), Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP), Pola Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), dan Perkebunan Plasma.
Sementara, Koperasi Unit Desa (KUD) yang mendapat fasilitas pembiayaan terkait pengembangan pangan mencapai 199 KUD, naik dari 2008 yang hanya sebanyak 103 KUD. Untuk pembiayaan kepada korporasi besar diberikan melalui kredit investasi dan kredit modal kerja untuk mendukung ekspansi dan kegiatan bisnis perusahaan.
Menurutnya, kondisi tanah dan iklim di Indonesia sangat mendukung pengembangan pangan. "Faktor-faktor itu menjadi pendorong pertumbuhan sektor pangan di Indonesia," katanya.
(ade)