Getting time...

Bank Mandiri Diprediksi Free Float dengan 2 Opsi

Candra Setya Santoso - Okezone
Selasa, 2 Februari 2010 08:50 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diprediksi memiliki dua opsi untuk meningkatkan kepemilikan saham publik (free float) ke depannya. Kedua opsi investasi saham pemerintah tersebut minimal sebesar 6,8 persen, tanpa dampak dilusi atau rights issue minimal sebanyak 2,37 miliar lembar saham dengan dilusi 10,2 persen.

Hal tersebut disampaikan analis Samuel Sekuritas Indonesia Joseph Pangaribuan, dalam buletin yang dipublikasikan, di Jakarta, Selasa (2/2/2010).

Dijelaskannya,  keputusan Kementerian BUMN yang memberi sinyal positif terhadap rencana BMRI meningkatkan kepemilikan saham publik menjadi minimal 40 persen yang saat ini 33,2 persen, akan menurunkan tax rate 500 bp menjadi 25 persen dari biasanya 30 persen, atau menjadi sama dengan yang dibayarkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

"Dalam perhitungan kami, penurunan ini akan mengakibatkan kenaikan penurunan tax expense sebesar Rp591 miliar dan net income naik sebesar 7,1 persen pada 2010 dari estimasi kami sebelumnya," ungkapnya, dalam buletin tersebut.

Untuk 2011 Samuel Sekuritas, telah mengestimasi pajak sebesar 25 persen, sesuai indikasi yang diberikan manajemen. Sedangkan rencana, rights issue perseroan tidak memberikan dampak signifikan terhadap penurunan Return on Equity (ROE), karena kenaikan jumlah modal diikuti kenaikan laba bersih akibat penurunan tax expense (ROE 19,5 persen versus current estimate 19,9 persen).

"Kami telah menggunakan asumsi free float 40 persen pada 2011 dalam valuasi kami sehingga tidak memberikan pengaruh terhadap target price. Kami masih mempertahankan target price pada Rp5.800 per saham," pungkasnya.
(css)
TWITTER »
twit