Foto: Corbis
NEW YORK - Bursa Wall Street mendapat angin segar setelah mencetak gainnya kemarin. Kali ini, data penjualan rumah mengerek Dow Jones lebih dari 111 poin yang merupakan gaik terbesar dalam tiga bulan terakhir, pada penutupan perdagangan Selasa (2/2/2010) waktu setempat.
Peningkatan yang terjadi pada kontrak penjualan rumah dan laba perdana yang dibukukan perusahaan jasa perumahan DR Horton dalam tiga tahun, memicu sentimen bahwa pemulihan ekonomi memang sedang berjalan.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/2/2010), sentimen tersebut, membawa indeks Dow Jones naik 111,32 poin atau setara 1,1 persen menjadi 10.296,85. Selama dua hari perdagangan pekan ini, Dow telah naik 229,52 poin atau setara 2,3 persen). Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 4-5 November tahun lalu.
Sedangkan indeks S&P 500 naik 14,13 poin atau setara 1,3 persen ke level 1.103,32 dan indeks Nasdaq naik 18,86 poin atau setara 0,9 persen) menjadi 2.190,06.
DR Horton Inc membukuan laba perdananya senilai USD192 juta sejak 2007. Laba tersebut dipicu oleh gain pajak selama Oktober-Desember 2009. Namun pendapatan perseroan yang meningkat, dipicu oleh peningkatan penjualan rumah sebesar 36 persen. Pemesanan rumah baru naik 45 persen.
"Data ISM yang kemarin diumumkan mempengaruhi data perumahan, sehingga para investor kembali percaya akan reboundnya laporan pada kuartal IV-2009 lalu bukan omongan saja," ujar Kepala nalis Robert W Baird & Co Bruce Bittles.
Sementara itu, National Association of Realtors menyatakan bahwa indeks kontrak pejualan rumah naik 1 persen pada Desember lalu. Ini merupakan peningkatan yang kesembilan selama lebih dari 10 bulan.
Data penjualan rumah adalah salah acuan untuk melihat pergerakan ekonomi. Bursa saham menguat pada perdagangan Senin (1/2/2010), usai data sektor manufaktur dipaparkan dan pada akhir pekan lalu pemerintah mengumumkan data pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal IV 2009.
(css)