Obligasi Rp1 Triliun Astra Sedaya Berkupon 8,5-10,8%

Widi Agustian - Okezone
Rabu, 3 Februari 2010 12:15 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Astra Sedaya Finance akan menerbitkan obligasi XI dengan tingkat bunga tetap senilai Rp1 triliun di 2010. Obligasi ini terdiri dari seri A hingga F, dengan jangka waktu antara 370 hari (satu tahun) hingga 48 bulan (empat tahun).
 
Adapun suku bunga yang ditetapkan untuk seri A berjangka waktu 370 hari dengan acuan bunga FR 15 +110-150 bsp, 8,47-8,94 persen. Seri B berjangka waktu 24 bulan dengan acuan bunga FR 17 +110-160 bsp, 8,6-9,1 persen.
 
Seri C berjangka waktu 30 bulan dengan acuan bunga FR 18 +115-215 bsp, 8,85-9,85 persen. Seri D berjangka waktu 36 bulan dengan acuan bunga FR 33 +125 250 bsp, 9,15-10,4 persen.
 
Kemudian seri E berjangka waktu 42 bulan dengan acuan bunga FR 49 +135-250 bsp, 9,42-10,57 persen. Sedangkan untuk seri F berjangka waktu 48 bulan dengan acuan bunga FR 51 +150 250, bsp 9,8-10,8 persen.
 
Diungkapkan Presiden Direktur ASF Djony Bunarto Tjondro saat konferensi pers di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (3/2/3010), dana yang diraup dari hasil penerbitan obligasi ini seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor.
 
Tanggal efektif surat utang tersebut per 1 Maret 2010, dengan masa penawaran 3-5 Maret 2010. Sementara tanggal penjatahan di 8 Maret 2010 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Maret 2010.
 
Obligasi tersebut diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikasi Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI Sebagai bukti utang kepentingan pemegang obligasi.
 
Obligasi ini telah mendapatkan peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Dalam penerbitan obligasi ini perseroan dibantu oleh PT Indo Premier Securities, PT HSBC Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT CIMB Securities Indonesia selaku penjamin emisi atau underwriter.
 
Perseroan diperkenankan menambah utang baru di masa mendatang dengan memastikan pada setiap saat rasio pinjaman dan ekuitas perseroan dalam laporan keuangan yang telah diaudit tidak melebihi 10:1.
(ade)
TWITTER »
twit