Hartadi A Sarwono. (Foto : Koran SI)
JAKARTA - Seperti yang sudah diperkirakan, Bank Indonesia (BI) tidak mengubah tingkat acuan suku bunga BI (BI rate) yang berada di posisi 6,5 persen.
"BI Rate diputuskan tetap 6,5 persen karena masih konsisten dengan pencapaian inflasi 2010 sebesar lima persen plus minus satu persen," kata Deputi Gubernur BI Hartadi H Sarwono, melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Dia menjelaskan, kenaikan inflasi yang terjadi pada Januari 2010 sebesar 0,84 persen (month on month/MoM) lebih banyak diakibatkan oleh kenaikan harga beras.
"Dengan perkiraan datangnya musim panen harga beras akan kembali menurun dan lebih baiknya distruibusi bahan pokok tidak mengganggu pencapaian inflasi keseluruhan tahun," jelasnya. (Didik Purwanto/Koran SI/rhs)