o1 o2

Economy - Industri


Pemerintah Batasi Minyak Tanah Bersubsidi

Kamis, 4 Februari 2010 - 07:19 wib
text TEXT SIZE :  
Foto: Koran SI

JAKARTA - Pemerintah segera membatasi pembelian minyak tanah bersubsidi sejalan dengan rampungnya program konversi minyak tanah ke elpiji.Pemerintah menetapkan kebijakan bahwa minyak tanah bersubsidi hanya akan diberikan kepada masyarakat yang berhak.
 
“Setelah selesai program konversi, kami akan sampai ke program pembatasan minyak tanah bersubsidi. Kami pilih dengan cermat siapa yang berhak mendapatkan minyak tanah bersubsidi,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita H Legowo di Jakarta, kemarin.
 
Pembatasan pembelian minyak tanah bersubsidi tersebut adalah bagian dari peta kebijakan pengurangan subsidi BBM. Menurut Evita, pemerintah sudah melakukan pendataan kelompok masyarakat yang berhak menerima minyak tanah bersubsidi. Salah satu kelompok yang berhak antara lain usaha sangat kecil yang tidak memungkinkan beralih ke elpiji.
 
Sebelumnya, pemerintah pernah memasukkan para pembatik ke dalam kelompok yang berhak membeli minyak tanah bersubsidi. Tetapi,saat ini industri batik tidak lagi masuk dalam kelompok yang berhak menerima minyak tanah bersubsidi seiring dengan ditemukannya kompor berbahan bakar elpiji yang nyala apinya sangat kecil. “Sehingga dapat digunakan untuk membatik,” papar Evita.
 
Selain usaha kecil, kelompok masyarakat lainnya yang berhak menerima minyak tanah bersubsidi adalah masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan tidak memungkinkan konversi. “Untuk daerah terpencil, tidak mungkin kami paksakan. Apalagi untuk daerah yang tidak ada penerangan atau listrik,” tuturnya.
 
Di sisi lain, pemerintah secara bertahap akan membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 2011. Pemerintah telah melakukan uji coba pembatasan di Bintan dan Batam. Selain itu, pemerintah telah melakukan uji coba pembatasan pembelian elpiji bersubsidi di Malang. “Masih banyak yang harus kami benahi, tapi hasilnya cukup bagus,” ujarnya. (maya sofia)
(Koran SI/Koran SI/ade)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4