Getting time...

Harga Minyak Ngedrop 5%

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Jum'at, 5 Februari 2010 07:27 wib
Foto: Cobis
Foto: Cobis
NEW YORK - Harga minyak jatuh lima persen pada Kamis waktu setempat dan merupakan penurunan paling curam sejak Juli serta menjadi volume perdagangan kelima terbesar yang pernah terjadi di New York Mercantile Exchange (Nymex). Ini dikarenakan jatuhnya harga komoditas dan investor membuang aset-aset berisiko lainnya.

Dikutip dari Reuters, Jumat (5/2/2010) naiknya klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) dan ketakutan yang sarat akan utang ekonomi Eropa semakin memperburuk penjualan harga si emas hitam ini.

Beberapa pedagang dan pialang di perusahaan yang berbeda mengatakan mereka menduga penjualan minyak mentah juga dihubungkan dengan sebuah hedge fund yang cepat sehingga menurunkan posisi harga minyak yang besar.

Harga minyak mentah berjangka di Nymex juga dipengaruhi lebih dari 496 juta barel minyak dalam sebulan ini cukup mewakili minyak untuk memenuhi permintaan global selama enam hari.

Adapun harga minyak mentah untuk pengiriman Maret turun USD3,84 per barrel menjadi USD73,14, atau turun lima persen untuk hari itu, di mana penurunan ini menjadi persentase terbesar sejak Juli 29. Sementara untuk jenis London Brent jatuh USD3,79 dan bertengger di USD72,13 per barel.

Selain itu, jatuhnya harga minyak mentah juga disebabkan oleh kekhawatiran investor atas menguatnya dolar terhadap euro sehingga mereka menghindari aset berisiko di tengah kekhawatiran atas kesehatan fiskal ekonomi Eropa, termasuk Yunani, Portugal, dan Spanyol.

Presiden Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet mengatakan pemulihan ekonomi Eropa pada dasarnya bisa merata dan akhirnya "tunduk pada ketidakpastian."

Sebagai informasi, jumlah pekerja AS mengajukan klaim pengangguran awal naik ke tempat yang lebih dari yang diperkirakan 480 ribu pada pekan lalu.
(rhs)
TWITTER »
twit