Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengungkapkan pihaknya tidak mengetahui adanya penerbitan call warrant atas saham BUMI yang diterbitkan oleh OSK Investment Banking Berhard di Malaysia.
"Sampai saat ini perseroan tidak mengetahui ataupun tidak terlibat dalam penerbitan call warrant atas saham BUMI yang diterbitkan oleh OSK Investment Banking Berhard," kata Direktur BUMI Eddie J Soebari dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/2/2010).
Sebelumnya, OSK menawarkan produk derivatif waran terstruktur jenis call warrant dengan aset dasar saham BUMI kepada investor di bursa Malaysia. OSK akan menerbitkan 75 juta waran terstruktur BUMI. Nantinya, setiap dua waran bisa ditukar dengan satu saham BUMI.
Waran berkode BUMIRES-C1 tersebut akan jatuh tempo pada 1 Oktober 2010. Di mana harga eksekusinya sebesar Rp2.500 per saham. Dari penawaran waran tersebut, OSK berharap bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp30,96 miliar.
Produk derivatif ini diluncurkan dengan harga 0,15 ringgit Malaysia per waran, atau setara dengan Rp412,8 per waran. (ade)