Utang Eropa Picu Dow Jones Anjlok di Bawah 10.000

Candra Setya Santoso - Okezone
Selasa, 9 Februari 2010 07:33 wib
Foto: AP
Foto: AP
NEW YORK - Indeks Dow Jones kembali di bawah level 10.000 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir, pada perdagangan awal pekan Senin (8/2/2010) waktu setempat. Sejumlah saham sektor perbankan menekan indeks Dow dan memperpanjang pelemahan dalam 4 minggu.

Sejumlah investor kembali melepas saham-saham perbankan, seperti saham Bank of America (BoA) yang turun tiga persen dan JPMorgan melemah 2,2 persen.

Sementara itu, defisit yang kian bertambah seiring pelemahan ekonomi Eropa, termasuk Yunani, Portugal, dan Spanyol, telah memicu pertanyaan tentang sistem keuangan global. Hal tersebut menambah sentimen negatif, usai pemerintah China dan Amerika Serikat (AS) yang berniat memperketat ruang gerak perbankan.

Menteri Keuangan Yunani mengatakan, Senin ini pemerintahannya sedang menyiapkan untuk meningkatkan sebagian pajak untuk memperkuat keuangan negara. Namun, warga akan melakukan perlawanan pada Rabu (10/2) nanti.

"Transaksi di bursa masih akan tertekan seiring kekhawatiran perekonomia Eropa yang kian tak menentu. Saham sektor perbankan ikut melemah yang dimungkinkan mereka (investor) memiliki eksposure terutama pada Yunani," kata analis senior Lind-Waldock Frank Pavilonis, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2010).

Sentimen tersebut membawa indeks Dow turun 103,84 poin atau 1 persen ke level 9.908,39. Pada Kamis pekan lalu, Dow diperdagangkan dibawah level psikologisnya, 10.000, untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu. Sejak 4 November 2009, Dow tidak pernah ditutup dibawah 10.000.

Sedangkan indeks &P 500 turun 9,45 poin atau 0,9 persen ke 1.056,74, dan Nasdaq turun 15,07 poin atau 0,7 persen ke 2.126,05.
(css)
TWITTER »
twit