Program Stimulus Beri Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 11 Februari 2010 15:58 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Pemerintah mengklaim program stimulus fiskal yang diluncurkan pada pertengahan 2009 sebagai bantalan dalam menghadapi krisis ekonomi global, mampu memberikan kontribusi 1,3 persen terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi 2009.

"Dampak stimulus diperkirakan telah memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi 2009 sebesar 1,3 persen," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (11/2/2010).

Dikatakannya, berdasarkan perhitungan, jika pemerintah tidak memberikan stimulus fiskal tahun lalu, maka pertumbuhan ekonomi 2009 hanya akan tumbuh sebesar 3,28 persen. Namun, dengan adanya program stimulus fiskal maka pertumbuhan ekonomi 2009 mencapai 4,5 persen.

Dikatakannya, bahwa realisasi belanja stimulus puncaknya terjadi pada kuartal terakhir 2009 yang mencapai Rp2,08 triliun atau sebesar 38,3 persen.

Sementara itu, perincian alokasi belanja stimulus sebesar Rp12,2 triliun yang terealisasi sebesar Rp10,2 triliun atau sebesar 83,2 persen. Sedangkan stimulus pajak sebesar Rp56,3 triliun yang terealisasi sebesar Rp45,8 triliun atau sebesar 81,3 persen. "Kalau pemerintah tidak melakukan stimulus fiskal diperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya 3,28 persen," jelasnya.

Namun, sejalan dengan proses pemulihan ekonomi global, maka diperkirakan dampak stimulus fiskal akan berakhir pada kuartal ketiga 2010 karena perekonomian akan berjalan pada track normal.

"Diperkirakan pada kuartal III-2010 dampak stimulus berakhir dan perekonomian berjalan pada track normal," tandasnya. (ade)
TWITTER »
twit