Getting time...

China Diramalkan Salip Ekonomi AS

Widi Agustian - Okezone
Kamis, 11 Februari 2010 18:58 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Perubahan situasi ekonomi global di dunia akibat krisis finansial global nampaknya akan mengubah seluruh posisi peringkat perekonomian. China pun diramalkan bakal menyalip Amerika Serikat (AS) menjadi negara terbesar dilihat dari sisi ekonominya.

"Paling lambat di 2020, Amerika akan berada di urutan kedua besar negara ekonomi di dunia dari peringkat pertama sekarang. Sementara China yang sekarang berada di peringkat kedua nanti akan jadi pertama," kata Direktur Schoders Investment Michael Tjoajadi, dalam Diskusi Panel dan Award Pefindo di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (11/2/2010).

Secara umum, dia mengatakan jika peringkat negara berkembang (emerging market) pada umumnya juga akan mengalami kenaikan. Indonesia, tuturnya juga akan mengalami peningkatan peringkat menjadi di posisi tujuh.

Hal ini, lanjutnya, karena perekonomian pada 2010 ke atas akan didominasi oleh emerging market serta China. "Recovery akan tetap berjalan, emerging market akan men-driver pertumbuhan dunia. Pertumbuhan ekonomi akan tetap didominasi emerging market dan China," jelasnya.

Bahkan, dia mengatakan jika kinerja ekonomi negara-negara emerging market sekarang ini lebih baik daripada kinerja negara yang tergabung dalam G7. "Bahkan rata-rata pertumbuhan dunia, akan lebih tinggi daripada G7," tukasnya. (ade)
TWITTER »
twit