Getting time...

Sektor Pertanian Dinilai Prospektif

Selasa, 16 Februari 2010 19:18 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Wakil Direktur Eksekutif Bidang Agro Bank Mandiri Sunarso mengatakan sebenarnya sektor pertanian sangat prospektif, namun banyaknya masalah terutama tentang kepastian hukum dan belum selesainya tata ruang wilayah menyebabkan bank enggan menyalurkan kreditnya ke sektor ini.

“Sampai saat ini tidak ada ketidakpastian tata ruang, sehingga berimplikasi pada kebijakan investasi. Ketidakpastian dan kebingungan di dunia bisnis adalah cost usaha,” katanya, di Jakarta, Selasa (16/2/2010).

Karena itu, dia mengusulkan agar ada koordinasi kebijakan agar ada kepastian jangka panjang dan menjamin waktu pengembalian modal bagi para investor. “Selain itu juga tidak ada jaminan bagi investor atas kepastian harga apakah market price atau regulated price,” katanya.

Dia menyetujui jika perlu ada penguatan kelembagaan bidang pertanian, termasuk adanya dukungan kebijakan yang menjamin kegiatan investasi jangka panjang yang berkesinambungan.

Selama ini masih ada persepsi lembaga keuangan bahwa investasi usaha tanaman pangan memiliki risiko yang tinggi terutama karena ketidakpastian kebijakan. Apalagi sampai saat ini investor kesulitan untuk memperhitungkan feasibility investasinya. (Sudarsono/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit