Foto: Koran SI
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih mengikuti sentimen bursa regional, setelah pagi ini indeks Hangseng dan indeks Shanghai kembali melakukan perdagangan setelah memperingati Tahun Baru China. Selain itu, sentimen indeks Dow Jones serta Eropa yang mengalami penguatan menjadi sentimen pergerakan IHSG menuju teritorial positif.
"IHSG diperkirakan akan mengalami penguatan untuk perdagangan hari ini. IHSG akan menguji titik resistennya, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan mengalami pergerakan yang signifikan jika diikuti dengan volume perdagangan yang meningkat, dan hal tersebut dapat mengubah dalam jangka pendek menjadi reversal bullish," ungkap analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Rabu (17/2/2010).
Saham yang menarik untuk perdagangan hari ini antara lain saham PT Indika Energy Tbk (INDY) diperkirakan akan mengalami penguatan untuk perdagangan hari ini, volume yang meningkat mengindikasikan lanjutan penguatan. "Williams % R mendukung penguatan INDY untuk perdagangan hari ini. Titik resisten di level Rp2.375 per lembarnya, titik support di level Rp2.175 per lembarnya," ujarnya.
Sedangkan, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan penguatan, di mana yang terjadi akan mengarah ke titik resistennya. Williams % R dalam jangka pendek mendukung penguatan BBNI ke arah reversal Bullish. Momentum yang mengarah ke atas dan memotong MA mengindikasikan penguatan.
Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diperkirakan berpotensi menguat, penguatan tersebut diperkirakan akan membentuk menuju titik gap yang telah terbentuk beberapa waktu lalu.
Serta, saham emiten pertambangan PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) harga yang mengalami peningkatan, volume perdagangan yang juga meningkat mengindikasikan penguatan untuk perdagangan hari ini. "PTBA di perkirakan akan mengalami penguatan untuk perdagangan hari ini," pungkasnya.
(css)