Renovasi Pascagempa, Bank Mandiri Gelontori Rp8,5 M

Candra Setya Santoso - Okezone
Rabu, 17 Februari 2010 13:34 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memberikan bantuan senilai total Rp8,5 miliar untuk merenovasi fasilitas umum pasca gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter yang melanda Padang pada 30 September 2009 lalu. Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo kepada Walikota Padang Fauzi Bahar di Masjid Raya Ganting, Padang.  

Sebagian bantuan berasal dari dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat melalui program Mandiri Peduli, yaitu sebesar Rp3,3 miliar untuk merenovasi Puskesmas Padang Pasir dan untuk merenovasi SD Damar sebesar Rp3,9 miliar.

Sedangkan bantuan senilai Rp1,3 miliar yang berasal dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Bank Mandiri diberikan untuk membangun kembali Masjid Raya Ganting yang rusak.

Agus berharap bantuan ini dapat mengembalikan kondisi beberapa fasilitas umum yang rusak ke situasi semula sebelum terjadinya gempa. “Di masa pemulihan ini yang terpenting adalah bagaimana mengembalikan kondisi masyarakat ke situasi semula sebelum terjadinya gempa. Besar harapan kami, bantuan ini dapat memperbaiki fasilitas tersebut dari sebelumnya,” katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Masjid Raya Ganting yang dibangun pada 1805 ini, telah mengalami sejumlah kejadian penting yang membuat masjid ini menjadi salah satu tempat bersejarah di Padang. Kejadian penting tersebut salah satunya adalah gempa tsunami di Padang 1833, Gerakan Pembaruan Islam di Minangkabau pada 1803, mendirikan sekolah Thawalib pertama di Padang pada 1921 dalam satu pekarangan dengan masjid  Raya Ganting dan juga menjadi tempat mengungsinya Bung Karno. Tidak heran keberadaan masjid ini telah menjadi bagian penting dari sejarah masyarakat di Padang dan sekitarnya.

Selain itu, gempa juga telah merusak fasilitas pendidikan, yang mengakibatkan sejumlah murid sekolah terpaksa tidak dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Untuk itu perseroan memberikan bantuan untuk merenovasi gedung SD Damar sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lancar kembali.

Banyaknya korban akibat gempa tidak dapat ditangani dengan baik karena rusaknya fasilitas kesehatan, salah satunya seperti yang terjadi pada Puskesmas Padang Pasir. Bank Mandiri tidak hanya membantu untuk merenovasi puskesmas ini tetapi juga memberikan bantuan secara simbolis untuk operasi katarak secara gratis kepada 50 pasien penderita katarak. Bantuan operasi ini adalah hasil kerja sama Bank Mandiri dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia Padang. Bank Mandiri juga memberikan imunisasi secara simbolis kepada anak-anak balita yang hadir di sana.

Sebelumnya, Bank Mandiri telah memberikan bantuan sesaat setelah terjadinya gempa di Padang, yaitu pada tahap tanggap darurat dan transisi senilai total Rp1,6 miliar. Dana yang berasal dari dana PKBL Bank Mandiri tahun anggaran 2009 itu, digunakan untuk bantuan sembako, tenda, dan posko kesehatan serta mobil tangki air bersih.
(css)
TWITTER »
twit