Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT PLN (Persero) dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menandatangani Perjanjian Jual Beli Uap (PJBU) Ulubelu 1 dan 2 serta Head of Agreement (HoA) jual beli energi panas bumi.
Perjanjian PJBU ini dilaksanakan untuk memanfaatkan sumberdaya panasbumi yang berasal dari Ulubelu yang terletak di dalam Wilayah Kerja Penguasaan (WKP) Way Panas, Lampung guna membangkitkan tenaga listrik di PLTP Unit I dan Unit II. Jangka waktu produksi untuk penyaluran uap panasbumi selama 30 tahun.
"HoA ini bertujuan untuk percepatan pengembangan geothermal secara nasional" ujar Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, dalam sambutannya di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (17/2/2010).
Pertamina dan PLN telah sepakat untuk untuk melakukan jual beli energi dengan skema pengembangan bisnis geothermal di beberapa lapangan panasbumi yaitu Ulubelu Unit 1,2,3, dan 4, Lumut Balai (Sumatera Selatan) Unit 1,2,3,dan 4, Lahendong (Sulawesi Utara) Unit 4,5,dan 6, Karaha (Jawa Barat) Unit 1, Hululais (Bengkulu) Unit 1 dan 2, Kotamobagu (Sulawesi Utara) Unit 1,2,3, dan 4 serta Sungai Penuh
(Jambi) Unit 1 dan 2.
"Pengembangan lapangan uap Ulubelu oleh Pertamina dan Pembangunan PLTP Unit 1 dan 2 (2x55 MW) dilakukan oleh PT PLN dengan target operasi 2012, sedangkan PLTP Unit 3 dan 4 (2x55 MW) dilakukan oleh Pertamina dengan target operasi tahun 2013," jelasnya.
Sementara itu, Pembangunan PLTP Lumut Balai unit 1,2,3, dan 4 (4x55 MW) dilakukan oleh Pertamina ini akan dituangkan dalam PJBL dengan rencana target operasi Unit 1 dan 2 (2x55 MW) pada 2013 dan Unit 3 dan 4 (2x55 MW) pada 2014.
Sedangkan Proyek Karaha (1x30 MW) rencana beroperasi pada 2013, sedangkan pengembangan PLTP Area Lahendong unit 4 (1x20 MW) dengan target operasi 2011, dan unit 5 dan 6 (2x20 MW) beroperasi pada 2013.
Rencana pengembangan Huluais kapasitas Unit 1 dan 2 (2x55 MW) dilakukan oleh PT PLN dengan target 2013 sedangkan pengembangan lapangan uap oleh Pertamina. PLTP Kotamobagu target operasi Unit 1 dan 2 (2x20 MW) pada 2014 dan Unit 3 dan 4 (2x20 MW) pada 2015.
Sementara untuk proyek Sungai Penuh diharapkan pada 2013 PLTP Unit 1 (1x55 MW) pada 2013 sudah beroperasi dan Unit 2 (1x55 MW) dapat selesai di 2014.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dengan Direktur PGE Abadi Purnomo dan disaksikan oleh Menteri ESDM Darwin Saleh dan Deputi BUMN bidang PISET Sahala Lumbangaol, dan disaksikan juga oleh Direktur Pertamina Karen Agustiawan. (ade)