Foto: Okezone.com
WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) siap menjual 191,3 ton emas di pasar dalam upaya untuk mengurangi ketergantungannya pada pendapatan pinjaman.
Dilansir dari AFP, Kamis (18/2/2010), harga emas di pasar saat ini sekira USD1.120 per ons, di mana bila keseluruhannya dijual akan bernilai hampir sekira USD6,9 miliar.
IMF pun akan segera memulai penjualan emas secara bertahap dari sejumlah 403,3 ton emas yang disetujui untuk dijual terakhir kali pada September. Tahap awal disisihkan secara eksklusif untuk penjualan pasar di luar kepada publik, seperti ke bank sentral dari 186 anggota IMF.
Pada tahap pertama, sebanyak 212 ton emas secara gabungan akan dijual, angka ini lebih dari setengah dari jumlah yang disetujui, yang dijual ke Bank Sentral India, Mauritius, dan Sri Lanka. Adapun India sebagai pelanggan pertama, membeli 200 ton, yang diikuti oleh Mauritius (dua ton) dan Sri Lanka (10 ton).
Pihak IMF mengungkapkan bila 212 ton emas yang dijual tercatat sebesar USD7,2 miliar dan menghasilkan keuntungan sekira USD4,5 miliar dibandingkan dengan harga yang diasumsikan saat penjualan emas disetujui. Harga rata-rata dalam menjual emas tersebut pun sebesar USD1.050 per ons.
"Dari emas yang tersisa untuk dijual, sedikit dini untuk berspekulasi mengenai pendapatan tambahan. Kita masih perlu melihat apa yang terjadi pada harga emas selama penjualan paruh kedua dan sebelum kita dapat menyimpulkan bahwa kita memiliki pendapatan tambahan," tukas Direktur Keuangan IMF Andrew Tweedie.
Pihaknya pun menekankan, penjualan emas masih tersedia bagi negara entitas. Dia melanjutkan, inisiasi dari penjualan emas di pasar tidak berpengaruh karena langsung ke bank sentral atau pemegang resmi lainnya.
Keuntungan dari penjualan emas ini rencananya akan digunakan untuk menciptakan endowment, pendapatan yang merupakan bagian dari model pendapatan IMF yang diubah.
"Sesuai dengan prioritas untuk menghindari gangguan terhadap emas di pasar, maka dari itu penjualan akan dilakukan dalam cara bertahap dari waktu ke waktu. Ini dilakukan sejalan dengan pendekatan yang digunakan oleh bank sentral untuk menghindari gangguan pasar," tambahnya.
Sebagai informasi, bank-bank tertentu yang berpartisipasi dalam Perjanjian Emas Bank Sentral mengatakan bila penjualan emas IMF dapat ditampung secara tahunan dari yang sudah disepakati sebesar 400 ton emas per tahun dan 2.000 ton emas total selama lima tahun yang dimulai pada 27 September 2009. (ade)