Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Direksi Pertamina Berasal dari Kalangan Internal

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 19 Februari 2010 |13:47 WIB
Direksi Pertamina Berasal dari Kalangan Internal
Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Candra Setya Santoso/okezone.com
A
A
A

JAKARTA - Direksi PT Pertamina (Persero) nampaknya akan diubah secara struktural. Posisi wakil direktur dihapus, lalu ada direktorat baru yang dipimpin oleh direktur perencanaan, investasi dan risk management.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai Salat Jumat di area Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (19/2/2010).

"Karena kita meniadakan wadirut, maka difungsikan direktur perencanaan, investasi dan risk manajemen. Walau ini sama seperti yang lainnya (hanya direktur), tapi secara fungsi lebih di atas direkturnya," jelasnya.

Dengan demikian, maka akan ada tujuh direktorat. "Ada yang berbeda, bidangnya dibagi menjadi tujuh bidang, ada direktorat baru, direktur perecananan, investasi dan risk management," tambahnya.

Selain itu, direktorat lainnya adalah direktur hulu, direktur pengolahan, direktur pemasaran dan niaga, direktur keuangan, direktur SDM, dan direktur umum. "Semuanya berasal dari keluarga Pertamina sendiri. Yakni dari Pertamina dan anak usaha Pertamina. Dari luar sama sekali tidak ada," tegasnya.

Mustafa mengungkapkan bila saat ini hanya untuk pergantian direksi saja. Sementara untuk jajaran komisaris akan diusahakan secepatnya. "Posisi Soetanto dan Gita Wirjawan dikosongkan. Kita harapkan secepatnya," pungkasnya.

Seperti diketahui, rencananya Kementerian BUMN akan melantik direksi Pertamina baru hari ini pada pukul 14.30 WIB di kantor utama Pertamina, lantai 21, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement