PLN Gandeng 41 Bank Bangun Infrastruktur Rekening Listrik

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 22 Februari 2010 10:04 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani kerja sama dengan 41 bank dan PT Pos Indonesia (Persero) untuk membangun infrastruktur sistem pembayaran rekening listrik.

Pelangan diklaim akan dimudahkan dengan sistem baru ini, karena dapat memanfaatkan semua delivery channel yang dimiliki bank dan semua kantor pos di seluruh Indonesia beserta downline-nya.

"Pelanggan akan lebih fleksibel dalam melakukan pembayaran karena PLN telah menggunakan sistem penyimpanan data terpadu. Sekarang pelanggan di Bali bisa bayar rekening di Depok atau Surabaya," ujar Direktur Keuangan PLN Setio Anggoro Dewo dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama di kantor PLN pusat, Jakarta, Senin (22/2/2010).

Menurut Dewo, sistem yang dinamai "Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan secara Terpusat (P2APST) adalah suatu sistem pembayaran tagihan listrik (pra bayar dan pasca bayar) dan non-tagihan listrik (tambah daya atau pasang baru) melalui bank dan atau pihak selain bank secara online realtime per transaksi dan pelimpahan dana dilakukan dari account bank ke account PLN.

Saat ini, data pelanggan se Jawa-Bali telah terpusat di satu server. Sebelumnya, bank yang bekerja sama dengan PLN mengambil data pelanggan di server masing-masing unit PLN di daerah yang bersangkutan.

Ke depannya, sistem penyimpanan data di luar Jawa-Bali juga akan menyusul sehingga kemudahan ini dapat dinikmati seluruh pelanggan.

"Untuk pemusatan data dan dana PLN Jawa-Bali dilakukan dalam empat tahap, yakni PLN Jabar dan Bali (data Januari dana Maret 2010), PLN Jawa Tengah (Maret 2010), PLN DKI (April 2010), dan PLN Jawa Timur (Mei 2010)," ungkapnya.

Dia menambahkan, jumlah payment point tumbuh dengan sangat cepat dengan jarak yang semakin dekat dari tempat tinggal maupun tempat kerja pelanggan.

"Di payment poin ini, pelanggan juga dapat membayar cicilan motor, PBB, PDAM, Telkom, KPR, dan lain-lain sehingga akan efisien baik dari segi waktu maupun biaya transportasi," pungkasnya.
(ade)
TWITTER »
twit