JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menginvestasikan Rp1,222 triliun untuk proyek jalan tol ruas Kebon Jeruk-Penjaringan sepanjang 9,707 kilometer (Km).
Bank Mandiri menjadi pemimpin sindikasi kredit untuk pembangunan jalan tol yang mencapai investasi total sebesar Rp2,202 triliun dan Rp1,522 triliun di antaranya berasal dari perbankan.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, investasi ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia termasuk proyek pembangunan jalan tol.
"Dengan akses transportasi yang baik diharapkan dapat mempermudah proses pengiriman barang-barang produksi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi karena pelaku usaha akan terus meningkatkan investasinya," ungkap Agus Martowardojo, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (22/2/2010).
Selain Bank Mandiri, bank anggota sindikasi pada proyek jalan tol ini yaitu Bank Bukopin, Bank DKI, dan Bank Panin, masing-masing menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar. Sisanya sebesar Rp685 miliar berasal dari dana internal PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB).
Pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) sepanjang 60 km merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengantisipasi permasalahan lalulintas di DKI Jakarta.
Adapun jalan tol ruas Kebon Jeruk I Penjaringan merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta yang menghubungkan Simpang Susun Kebon Jeruk dengan Jalan Tol Sedyatmo pada Simpang Susun Penjaringan.
Sebagaimana diketahui ruas tol Kebun Jeruk-Penjaringan diresmikan hari ini oleh Wakil Presiden Boediono. Ruas tol ini meliputi empat kecamatan yaitu: Kembangan, Cengkareng, Kalideres, dan Penjaringan.
Selain itu, jalan tol ini memiliki 2x3 lajur dengan lebar total 30,6 meter dan dua Interchange di Kebon Jeruk dan Penjaringan, serta memiliki Fly Over/Over Pass di Kebon Jeruk, Kembangan, Kali Angke, Rawa Buaya-Daan Mogot, Kamal, Kapuk, dan On/Off di Daan Mogot dan Kapuk Kamal.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.