Getting time...

Hyundai-Daewoo Bangun Kilang Gas di Myanmar

Wilda Asmarini - Okezone
Rabu, 24 Februari 2010 11:47 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
SEOUL - Hyundai Heavy Industries bekerja sama dengan perusahaan perdagangan Daewoo International menandatangani kesepakatan senilai USD1,4 miliar untuk mengembangkan kilang gas alam di Myanmar kemarin.

Rencananya, kedua perusahaan asal Korea Selatan itu akan membangun pabrik lepas pantai dan darat di proyek Shwe, yang terletak di barat laut Myanmar pada Maret 2013.

"Proyek ini akan membantu meningkatkan kemitraan antara Hyundai Heavy dan Daewooo Internasional," ujar CEO Hyundai Heavy Oh Byung-Wook seperti dikutip dari AFP, Rabu (24/2/2010).

Seperti diketahui, Daewoo International telah sepakat untuk memasok gas dari lapangannya melalui pipa ke China per Mei 2013. Proyek ini akan memproduksi 15 juta meter kubik gas setiap harinya selama 25-30 tahun. Kilang gas tersebut diperkirakan dapat menampung antara 4,5 triliun dan 7,7 triliun kaki kubik gas.

Hyundai Heavy akan membangun platform 40 ribu ton gas lepas pantai, sebuah sistem produksi bawah laut, pipa, sebuah terminal gas di darat, sebuah dermaga dan sebuah dasar pasokan.

Sebagaimana diketahui, Myanmar yang telah diperintah oleh militer sejak 1962 berada di bawah sanksi ekonomi Amerika Serikat dan Eropa karena catatan pelanggaran hak asasi manusia dan penahanan pelopor demokrasi Aung San Suu Kyi.

Hal tersebut mengakibatkan melemahnya posisi Myanmar dengan negara tetangga seperti China, India, dan Thailand yang telah menghabiskan miliaran dolar untuk berbagi cadangan minyak dan gas. (ade)
TWITTER »
twit