Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Semakin Terdesak!

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 24 Februari 2010 |16:21 WIB
IHSG Semakin Terdesak!
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Pelemahan yang terjadi secara merata di pasar saham regional, ditambah dengan kabar buruk yang berasal dari Yunani, serta situasi yang sedikit memanas di akhir babak Pansus Bank Century membuat indeks saham kembali terdesak.

Walau demikian, indeks harga saham gabungan (IHSG) hanya melemah tipis sebanyak 4,23 poin atau setara dengan 0,16 persen ke posisi 2.579. Jakarta Islamic Indeks (JII) juga terlihat turun sebanyak 41,7 poin ke 418,55, dan LQ45 turun 1,14 poin ke 502,39.

Di mana sebanyak 51 saham mengalami kenaikan, 129 saham turun dan 60 saham stabil. Nilai transaksi yang tercatat cukup kecil, hanya sebesar Rp2,5 triliun, serta volume sahamnya sebanyak 4,5 miliar lembar saham.

Sektor tambang terlihat melemah paling dalam sebanyak 17 poin, sektor infrakstuktur turun 2,4 poin, serta perkebunan sebanyak 0,9 poin. Sementara sektor konsumsi naik 7,6 poin, dan sektor manufaktur juga naik 1,8 poin.

Saham yang mencatatkan pelemahan (top loser), antara lain PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) turun Rp500 ke Rp10.500, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp350 ke Rp24.350, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp350 ke Rp31.400, serta PT Astra Internasional Tbk turun Rp250 ke Rp36.650.

Sementara saham yang ditutup menguat (top gainer) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GRGM) naik Rp950 ke Rp25.5560, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp150 ke Rp11.550, PT PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) naik Rp150 ke Rp8.000, saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) naik Rp120 ke Rp620.

Sementara indeks Asia umumnya menurun. Adapun indeks Nikkeu turun sebanyak 153 poin atau 1,48 persen ke 10.198, Hang Seng turun 155,26 poin atau 0,75 persen ke 20.467, serta indeks Straits Times turun 20,41 poin atau 0,73 persen ke 2.762. (wdi)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement