JAKARTA - Suasana yang kurang kondusif di Indonesia menjelang akhir cerita Pansus Bank Century nampaknya memaksa indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk kembali melemah pada perdagangan hari ini, rabu (25/2/2010).
"Di dalam negeri ada persoalan yang membuat kondisi sedikit tidak kondusif, yaitu kasus Bank Century. Tapi pengaruhnya nampaknya hanya akan sementara saja," kata Kepala Riset Bhakti Securities Edwin Sebayang saat dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (25/2/2010).
Walau demikian, ia menjelasakan jika indeks hanya akan bergerak secara terbatas saja. Pasalnya, ia menilai investor saat ini tengah menunggu saat yang tepat untuk kembali masuk ke pasar. Dimana laporan keuangan berbagtai emiten besar untuk kuartal akhir 2009 belum keluar.
"Hal tersebut membuat pergerakan indeks menjadi terbatas. Padahal minat investor masih besar sekali untuk masuk ke pasar," jelas dia.
Sentimen negatif juga datang dari Eropa degan kondisi Yunani yang belum konkret keluar dari krisisnya. Selain itu, pasar juga data penjualanr rumah yang muncul dan data cadangan minyak di AS.
Menurutnya, support ressistance indeks akan berada pdaa kisaran 2.554-2.596. Dengan pilihan saham yang umumnya diminati asing, misalnya PT indo Tambangraya Megah tbk (ITMG), PT internaional Nickel tbk (INCO), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractor Tbk (UNTR).
Sementara itu, Trimegah Securities menjelaskan jika turunnya tingkat consumer confidence membuat regional kembali berada di teritori negatif. "Hal tersebut membuat IHSG kembali berkonsolidasi di kisaran MA-50 dan dalam pola jangka pendek ascending triangle. Untuk hari ini IHSG diperkirakan masih bergerak dalam kisaran 2.548-2.593," jelas Trimegah.
Walau demikian, ternyata Indeks Wall Street ditutup menguat. Sehingga peluang untuk terjadinya rebound di IHSG menjadi sangat terbuka hari ini.
Dimana Indeks Dow Jones mengalami kenaikan sebanyak 91,75 poin atau 0,89 persen ke 10.374,16. Indeks Standard & Poors tumbuh 10,64 poin atau 0,97 persen ke 1.105,24. Sementara Indeks Nasdaq juga naik 22,46 poin atau 1,01 persen ke 2.235,9.
Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, rabu (24/2/2010) IHSG hanya melemah tipis sebanyak 4,23 poin atau setara dengan 0,16 persen ke posisi 2.579. Jakarta Islamic Indeks (JII) juga terlihat turun sebanyak 41,7 poin ke 418,55, dan LQ45 turun 1,14 poin ke 502,39.
Sektor tambang terlihat melemah paling dalam sebanyak 17 poin, sektor infrakstuktur turun 2,4 poin, serta perkebunan sebanyak 0,9 poin. Sementara sektor konsumsi naik 7,6 poin, dan sektor manufaktur juga naik 1,8 poin.
Sementara indeks Asia umumnya menurun. Adapun indeks Nikkeu turun sebanyak 153 poin atau 1,48 persen ke 10.198, Hang Seng turun 155,26 poin atau 0,75 persen ke 20.467, serta indeks Straits Times turun 20,41 poin atau 0,73 persen ke 2.762. (wdi)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.