Ilustrasi
JAKARTA - Berbagai sentimen positif yang datang berhasil menggempur habis pasar saham, akibatnya indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan di akhir pekan ini.
Tercatat, IHSG mengalami pelemahan sebanyak 30,39 poin atau setara dengan 1,18 persen ke posisi 2.549. Dengan nilai transaksi sebesar Rp2,26 triliun dan volume saham yang ditransaksikan sebanyak 2,5 miliar lembar saham.
Hal yang sama juga terjadi pada Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah sebanyak 4,8 poin ke 413,73. Serta indeks LQ45 yang melemah sebanyak 6,4 poin ke posisi 496.
Seluruh sektor terlihat melemah secara merata, walau terlihat sedikit mereda dibandingkan dengan penutupan sesi I siang tadi. Sektor perkebunan hanya turun 21,27 poin ke 1.856,36, sektor pertambangan turun 17,9 poin ke 2.178,87, sektor infrakstuktur turun 12,2 poin ke 667,94.
Sementara itu, sebanyak 53 saham menguat. Tapi, sebanyak 128 saham bergerak melemah, dan 86 saham tidak bergerak.
Saham yang ditutup melemah (top looser), antara lain saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) yang turun Rp2.000 ke Rp157.000, PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DLTA) turun Rp1.500 ke Rp70.500, PT Astra Internasitional Tbk (ASII) turun Rp550 ke Rp36.250, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) turun Rp500 ke Rp10.000 serta PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp350 ke Rp15.600.
Sementara saham yang ditutup menguat (top gainer), antara lain saham PT Gudang garam Tbk (GRGM), PT Indo Tambangraya megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp31.600, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) naik Rp250 ke Rp6.500, PT XL Axiata naik Rp200 ke Rp3.050 serta PT Metro Supermarket Realty Tbk (MTSM) naik Rp200 ke Rp1.200.
Untuk perdagangan saham bursa Asia, terlihat indeks Nikkei melemah sebanyak 96,87 poin atau 0,95 persen ke 10.01,96, indeks Hang Seng melemah 68,17 poin atau setara dengan 0,33 persen ke 20.399,57 serta indek Straits Times turun 12,99 poin atau 0,47 persen ke 2.749,15. (wdi)
(rhs)