Ketua Perbanas Sigit Pramono. Foto: Koran SI
JAKARTA - Tingkat suku bunga acuan (BI Rate) diprediksi akan naik dengan melihat perkembangan ekonomi makro dan global yang saat ini masih bergejolak.
Selain itu, dengan melihat angka inflasi sebesar 0,3 persen kemungkinan bisa naik, walaupun dirinya tidak berani berspekulasi. Sebagai informasi BI rate saat ini berada di posisi 6,5 persen.
"Kalau menurut saya, kalau perkembangan ekonomi makro dan global segala macam, yang terjadi mungkin malah mau dinaikkan," kata Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/3/2010).
Di sisi lain, saat ini undisbursed loan (kredit yang disetujui namun belum dicairkan) yang saat ini sudah berjalan selama tiga bulan sebesar Rp250 triliun untuk jangka menengah panjang dunia usaha tetap rugi.
"Orang sudah agak sedikit terbiasa. Tapi menurut saya jangka menengah panjangnya tetap saja, dunia usaha rugi. Karena seharusnya kita harus sudah bisa take off, sekarang kita mau lihat lihat. Ujung dari proses ini apa. Pertanyaan dari pengusaha kan itu, termasuk bankir," pungkasnya. (ade)