Faktor Psikologis, Harga Beras Sumbang Inflasi 0,18%

Andina Meryani - Okezone
Senin, 1 Maret 2010 16:38 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Tingginya harga beras pada Februari yang menyumbang inflasi sebesar 0,18 persen dari 0,3 persen lebih disebabkan oleh faktor psikologis.

Pasalnya, mundurnya masa panen yang semestinya dimulai pada Februari namun diperkirakan mundur pada Maret akibat dari perubahan iklim.

"Februari biasanya sudah panen, mungkin karena climate change jadi bergeser ke Maret," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, di kantor BPS, Jakarta, Senin (1/3/2010).

Menurutnya, untuk menjaga stabilitas harga dan menenangkan pasar, pemerintah bisa saja menyatakan persediaan beras masih mencukupi walaupun menurutnya hal tersebut sia-sia belaka karena harga beras itu merupakan masalah psikologis.

"Harga beras itu Januari naik delapan persen, Februari naik lagi tiga persen. Jadi, ini masalah psikologis saja kok. Panen itu kan sesuatu yang terlihat," tandasnya. (ade)
TWITTER »
twit