Foto: Koran SI
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan inflasi untuk Februari 0,3 persen. Penyebab inflasi adalah kenaikan harga beras yang memberikan sumbangan sebesar 0,13 persen dari inflasi sebesar 0,3 persen
"Februari 2010, inflasi kita lebih rendah dari Februari 2009 sebesar 1,14 persen (YoY). Penyebabnya adalah kenaikan harga beras yang memberikan sumbangan sebesar 0,13 persen dari inflasi sebesar 0,3 persen, karena belum ada panen yang cukup berarti sehingga ini mempengaruhi psikologis pasar beras kita," ungkap Kepala BPS Rusman Heriawan, kepada wartawan saat konferensi pres, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (1/3/2010).
Selain beras, cabe rawit juga memberikan sumbangan bagi inflasi sebesar 0,02 persen. "Cabe rawit juga mempengaruhi inflasi bulan ini, karena musim hujan terus menerus, sehingga produksi dan suplai berkurang menyumbang 0,02 persen," ujarnya.
Sebelumnya, BPS mencatatkan inflasi untuk Januari 2010 sebesar 0,84 persen. Adapun sebanyak 66 kota mengalami inflasi. Pendorong inflasi, jelas Rusman, karena adanya kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan, minuman, rokok, tembakau, air, listrik. Begitu pula dari sektor kesehatan, pendidikan, olahraga, serta jasa keuangan. (css)