Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan adanya penurunan ekspor sebesar 13,29 persen atau mencapai USD11,57 miliar pada Januari 2010 bila dibandingkan Desember 2009.
Kendati demikian, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai ekspor tersebut naik sebesar 58,99 persen. "Masih menjadi yang tertinggi," kata Kepala BPS Rusman Heriawan, saat konferensi pers, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (1/3/2010).
Sementara untuk ekspor non-migas ke Jepang pada Januari 2010 mencapai angka terbesar USD1,32 miliar, disusul China sebesar USD1,01 miliar dan Amerika Serikat (AS) sebesar USD 997,7 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 36,01 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar USD1,05 miliar.
"China diperingkat kedua menggeser AS, itu lebih bagus di tengah membanjirnya impor dari China. Ternyata ekspor kita ke China juga meningkat," tukas Rusman. (ade)