JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) tampaknya masih malu-malu untuk menguat. Kendati naik, fluktuatifnya IHSG sedikit banyak dipengaruhi keputusan hasil pansus angket Bank Century DPR yang akan diumumkan hari ini.
Sentimen regional serta pergerakan saham-saham unggulan saat pembukaan perdagangan saham pun terpantau menguat dan membawa memberikan imbas positif.
Indeks saham pada pembukaan perdagangan Selasa (2/3/2010) pagi naik 10,640 poin atau setara 0,42 persen ke level 2.554,31. Sementara itu indeks LQ45 menguat 3,70 poin ke posisi 500,91 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga naik 2,25 poin ke posisi 415,77.
Volume perdagangan saham pagi baru tercatat sebanyak 9,02 juta lembar saham senilai Rp24,2 miliar dengan saham yang dibuka menguat langsung sebanyak 12 jenis saham, melemah empat jenis saham, dan stagnan 18 jenis saham.
Pergerakan IHSG yang menghijau didukung dari faktor internal, di mana saham-saham dari beberapa sektor cenderung tercatat menguat. Di mana penguatan terbesar dipimpin dari sektor pertambangan sebesar 19,808 poin.
Saham yang dibuka menguat atau top gainer, seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp13.700, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp150 menjadi Rp8.300, PT Astra Internasional Tbk (ASII) menguat Rp100 menjadi Rp36.950, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat Rp100 ke posisi Rp17.250.
Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi Rp100 ke Rp23.800, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) turun Rp50 ke posisi Rp5.100, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah Rp25 ke Rp2.150.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.