JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tengah menunggu standar nasional untuk kualitas chip yang akan dipergunakan di kartu ATM. Saat ini, proses standarisasi tersebut tengah dalam pembahasan di Bank Indonesia (BI) dan pemerintah.
"Kita secara bertahap akan memasang chip di ATM, tapi sekarang ini kita sedang menunggu standar nasional antara pemerintah dan BI. Kami harap bisa segera dikeluarkan (standar nasional tersebut) sehingga bisa segera kami selesaikan," kata Direktur BCA Suwignyo Budiman, dalam konferensi pers Gebyar Tahapan BCA periode I-2010 Maret-Juni 2010, di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Wacana pergantian magnitude stripe di kartu ATM dengan teknologi chip sering terdengar seiring dengan maraknya kasus skimming beberapa waktu lalu. Selain pergantian kartu ATM dengan chip, dia juga mengaku sudah mengantisipasi skimming tersebut dengan cara lain.
"Semua ATM sudah dipasangi alat anti skimming, nanti juga dipasang alat protection, agar ketika mengetik pin tidak mudah terekam," jelas dia.
Dengan demikian, maka menurutnya keamanan dari dana nasbah menjadi cukup terjamin. Mengingat untuk mengakses ATM, selain diperlukan kartu, juga diperlukan PIN. "Mesti kombinasi yang pas antara kartu dengan pin, jadi aman sekali," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Suwignyo mengimbau agar nasabah juga berhati-hatai dalam penggunaan kartu ATM serta PIN. "Dengan demikian akan sulit melakukan kesalahan, kesalahan akan mungkin terjadi di pihak nasabah. Jika kesalahan tersebut tidak terjadi di nasabah akan sulit melakukannya (menjebol ATM).
"Di samping sulit memproteksi, kami juga sulit melakukan penggantian. Tapi kalau ada kesalahan di pihak bank, misalnya pengkopian kartu ATM, kami akan kami ganti full. Tapi yang banyak itu kelalaian dari pengguna sendiri, misalnya dipakai teman, anak, istri, penipuan sms, dan lainnya, kalau itu kami akan sulit," paparnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.