Getting time...

Target Pendapatan Asuransi Capai Rp500 Triliun

Wilda Asmarini - Okezone
Rabu, 3 Maret 2010 13:16 wib
Foto: Heru Haryono/Okezone.com
Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menargetkan pendapatan asuransi jiwa mencapai Rp500 triliun dalam lima tahun mendatang.

"Saya optimistis target tersebut bisa tercapai. Dengan demikian asuransi juga bisa menjadi pilar ekonomi negeri ini," ujar Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Evelina S Pietruschka dalam paparan kinerja Asuransi Jiwa Nasional, di Poste Restaurant, The EAST Building, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).

Ditambahkannya, menjadi pilar ekonomi memang tidak mudah, size atau jumlah pendapatan harus besar agar bisa membangun infrastruktur negara. Minimal harus memiliki sepertiga dari pendapatan perbankan.

"Sekarang sektor perbankan memiliki sekira Rp1.600 triliun-Rp1.800 triliun, berarti asuransi harus memiliki setidaknya Rp500 triliun," ungkapnya.

Sementara untuk target pendapatan 2010, AAJI menyebutkan hampir sama seperti hasil pencapaian di 2009. "Pada dasarnya target 2010 minimum akan sama seperti 2009," kata Evelina.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AAJI Stephen D Juwono mengatakan apabila dihitung secara matematika untuk mencapai target tersebut sebenarnya tidak susah.

Sejak lima tahun lalu AAJI sendiri telah menghitung rata-rata pertumbuhan mencapai 33 persen per tahun. "Kalau dengan pertumbuhan 30 persen per tahun, empat tahun ke depan kita bisa mencapai Rp400 triliun," katanya.

Agar target tersebut bisa tercapai, kita sudah memiliki strategi, namun AAJI enggan menyebutkannya. "Strateginya bagaimana? Kita tinggal tunggu tanggal mainnya," ungkap Stephen.

Namun yang pasti, menurutnya, AAJI akan terus berusaha membangun kesadaran pentingnya asuransi jiwa kepada masyarakat dan meningkatkan agen berlisensi. (ade)
TWITTER »
twit