Dana Restrukturisasi untuk BUMN Capai Rp2,5 Triliun

Candra Setya Santoso - Okezone
Rabu, 3 Maret 2010 13:45 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) memperkirakan dana restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah dikeluarkan hingga saat ini makin bertambah mencapai Rp2,5 triliun.

Dana tersebut digunakan untuk menyuntik modal sejumlah BUMN yang menjadi "pasien" PPA seperti PT Merpati Nusantara Rp450 miliar, PT Kertas Kraft Aceh (KKA) Rp125 miliar, dan PT Industri Sandang Nusantara Rp25 miliar.

"Sekarang ini dana kami meningkat menjadi sekira Rp2,5 triliun. Saat ini pula kita masih mengkaji suntikan dana ke beberapa perusahaan. Beberapa adalah perusahaan-perusahaan yang masih akan berjalan terus dan kita suntik dana lagi," ujar Direktur Utama PPA Boyke Mukizat, saat berbincang dengan wartawan, di Jakarta, Rabu (3/3/2010).

Menurut Boyke, PPA juga bakal mengalokasikan dana restrukturisasi untuk menyuntik modal PT PAL Indonesia sekira Rp450 miliar, PT Waskita Karya sebesar Rp475 miliar, dan PT Merpati Nusantara Airlines.

Dia mengakui, dana restrukturisasi tersebut berasal dari dana pemerintah yang disuntikan kepada PPA sebesar Rp1,5 triliun pada 2008 dan Rp1 triliun pada tahun ini. "Sesuai dengan APBN-P kami mengusulkan suntikan dana sekira Rp1 triliun untuk penyuntikan dana PPA," katanya.

Boyke memastikan, seluruh dana tersebut belum seluruhnya berada di kas perusahaan. Sebab, penggunaan dana disesuaikan dengan kebutuhan perseroan. "Kalau dana itu disimpan di PPA, nantinya menjadi dana idle," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah memberi tambahan tugas baru bagi PPA sejak perusahaan tersebut diperpanjang statusnya. Sebelumnya PPA bertugas mengelola aset eks-Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Kini tugas PPA bertambah menjadi perusahaan yang merestrukturisasi BUMN "sakit" sesuai rekomendasi tim komite restrukturisasi. (ade)
TWITTER »
twit