Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Koran SI
JAKARTA - Penurunan harga kebutuhan pokok yang mulai terjadi bulan ini diperkirakan akan menekan laju inflasi Maret, bahkan diproyeksikan akan terjadi deflasi. Namun, pemerintah enggan berkomentar karena mampu mengintervensi kondisi pasar saat ini.
"Saya tidak mau mengatakan apakah nanti BI rate tetap 6,5 persen atau tidak, nantinya saya disangka intervensi," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa, saat ditemui wartawan, seusai acara Konferensi dan Pameran Eco-Product International Fair 2010: Green Productivity to Enchange Competitiveness, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (4/3/2010).
Dikatakannya, bulan lalu inflasi yang bertengger di kisaran level 0,3 persen, kemungkinan akan diikuti perbankan. "Kita bisa lihat dari invest rate yang tinggi sehingga ini mendorong faktor-faktor itu akan menjadi pertimbangan," katanya.
Pemerintah berharap pertumbuhan kredit selama 2010 akan mencapai 20 persen sehingga membantu pertumbuhan investasi dan ekspor selama 2010. "Ekspansi kredit sebesar 20 persen, masih optimistis," katanya. (ade)