Getting time...

Dukung Lingkungan, RI Jadi Tuan Rumah EPIF 2010

Candra Setya Santoso - Okezone
Kamis, 4 Maret 2010 10:19 wib
Menakertrans Muhaimin Iskandar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com
Menakertrans Muhaimin Iskandar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com
JAKARTA - Indonesia sebagai negara anggota organisasi international Asian Productivity Organization (APO) telah ditunjuk sebagai tuan rumah menyelenggarakan Eco-Product International Fair (EPIF) 2010 yang akan diselenggarakan pada 4-7 Maret 2010 di JCC, Jakarta.

EPIF 2010 ini diselenggarakan atas kerja sama antara APO, Kadin Indonesia, dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) sebagai National Productivity Organization (NPO) for Indonesia.

Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan EPIF keenam di Jakarta ini merupakan pameran international produk ramah lingkungan terbesar di Asia yang mempertunjukkan barang dan jasa serta teknologi maju yang akan meningkatkan produktivitas dan persaingan global serta berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk ramah lingkungan.

Dalam pelaksanaan EPIF 2010, tambah Menakertrans, terdapat dua agenda utama yaitu Internasional Conference on Green Productivity to Enchange Competitiveness yang akan dihadiri sebanyak 300 orang yang terdiri dari 40 orang peserta perwakilan dari negara-negara anggota APO dan 260 peserta dalam negeri.

"Selain itu akan diadakan pula Eco-Product Exhibition dengan jumlah peserta sekira 200 stand dari luar negeri dan dalam negeri yang akan memamerkan berbagai produk ramah lingkungan yang berguna dalam kehidupan masyarakat," ungkap Menakertrans, dalam kata sambutannya, di acara Konferensi dan Pameran Eco-Product International Fair 2010: Green Productivity to Enchange Competitiveness, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (4/3/2010).

Dikatakannya, pelaksanaan EPIFP 2010 difokuskan pada masalah innovation, tantangan global, keuangan dengan menggunakan produk barang dan jasa yang ramah lingkungan (Eco-Product). Selain itu, dapat mendorong industri dalam negeri untuk memproduksi barang dan jasa yang ramah lingkungan namun memiliki daya saing tinggi.

"Kita menyediakan pasar dan peluang usaha bagi perusahaan dan industri untuk memperkenalkan teknologi dan produk barang dan jasa yang ramah lingkungan kepada pemerintah, industri, masyarakat serta semua pihak, baik dalam maupun dalam negeri," pungkasnya. (ade)
TWITTER »
twit