Getting time...

Chen: Pemulihan Ekspor China Butuh Waktu 3 Tahun

Candra Setya Santoso - Okezone
Sabtu, 6 Maret 2010 15:37 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
BEIJING - China mengatakan hari Sabtu bahwa pihaknya membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk pemulihan ekspor usai krisis keuangan. Pasalnya, China dikenal sebagai pusat kekuatan Asia dari segi ekspor sebagai alternatif pengalihan fokus dari permintaan domestik yang menurun.

"Ekspor kami baru saja mulai tumbuh lagi," menteri perdagangan Chen Deming, kepada wartawan pada hari kedua Kongres Rakyat Nasional, sidang parlemen tahunan, seperti dikutip di AFP, Minggu (6/3/2010).

"Kita perlu dua atau tiga tahun (untuk ekspor) untuk mendapatkan kembali nilainya yang sempat tersentuh pada 2008," tambahnya.

Ekspor China terkena keras oleh krisis keuangan internasional dari musim gugur 2008, ketika permintaan turun di seluruh dunia.

Chen memperingatkan perekonomian dunia belum pada pijakan yang aman dan itu "terlalu dini untuk mengatakan" permintaan untuk ekspor China akan tumbuh tahun ini.

"Ada beberapa hal terkait pemulihan di China tetapi masih ada ketidakpastian," kata Chen.

Beijing mengumumkan empat triliun yuan (USD586 miliar) dalam paket stimulus pada akhir 2008, dengan sebagian besar uang yang ditargetkan pada infrastruktur besar dan proyek lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan permintaan domestik.

Pemimpin politik menyerukan lebih banyak konsumsi domestik sebagian untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada ekspor.

Pada tahun 2009, ekspor turun 16 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD1,2 triliun, sedangkan impor turun 11,2 persen untuk USD1 triliun.

Desember melihat kembali ke pertumbuhan ekspor setelah 13 langsung bulan kemunduran dan China kini telah mengambil alih dari Jerman untuk menjadi global atas eksportir.
(css)
TWITTER »
twit