2010, Bank Sentral China Jamin Mata Uang Stabil

Widi Agustian - Okezone
Minggu, 7 Maret 2010 14:21 wib
Gedung PBOC. Foto: xinhua.net
Gedung PBOC. Foto: xinhua.net
BEIJING - Bank Sentral China (People Bank of China/PBOC) berjanji untuk menjaga nilai tukar yuan agar tetap stabil pada 2010 ini. Dengan stabilnya mata uang ini maka akan menjadi pendukung pertumbuhan dari kebijakan moneter.

Seperti dikutip dari Reuters, Minggu (8/3/2010), otoritas perbankan China juga telah dua kali menginstruksikan pada tahun ini untuk meningkatkan proporsi deposito yang ditahan, tidak untuk dipinjamkan. Hal ini dilakukan dalam rangka menghindarkan ekses dari pertumuhan ekonomi dan menahan laju inflasi.

Tetapi, tidak seperti di Australia atau Malaysia , bank sentral China belum ada niat untuk meningkatkan tingkat suku bunga. Hal ini membuat investor gusar, pasalnya bagaimana pemerintah akan cepat menmgembalikan dana yang dipergunakan sebagai stimulus moneter yang jumlahnya luar biasa sejak akhir 2008.

"Hal tersebut dilakukan agar konsisten dengan sikap yang relatif mudah, sehingga kebijakan-kebijakan yang ditargetkan akan lebih baik dan lebih fleksibel. Berbagai instrumen kebijakan moneter akan diterapkan, dan kombinasi serta kematangan dari struktur instrumen ini akan menjadi kekuatan bagi operasional yang akan diatur dengan baik," kata PBOC belum lama ini.

PBOC juga mengatakan akan menjamin sistem perbankan memiliki likuiditas yang memadai agar semuanya berjalan lancar.

"PBOC akan memandu lembaga keuangan untuk mempercepat penyaluran kredit secara seimbang, sebagai satu cara untuk mencegah fluktuasi yang berlebihan pada kuartal III dan tiap akhir bulan," tukasnya. (wdi) (rhs)
TWITTER »
twit