Getting time...

Harga si Emas Hitam Dekati Level USD82

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 8 Maret 2010 13:16 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
SINGAPURA - Harga minyak kembali menguat mendekati level USD82 per barel di Asia, pada perdagangan awal pekan Senin (8/3/2010). Penguatan tersebut, direspons positif sejumlah investor sebagai tanda pemulihan perekonomian global yang kian membaik.

Seperti dikutip dari Associated Press, Senin (8/3/2010), Benchmark crude untuk pengiriman April naik 45 sen dolar Amerika menjadi USD81,95 per barel pada tengah hari perdagangan, waktu Singapura di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange (Nymex). Sedangkan di London, harga minyak jenis Brent naik 48 sen dolar Amerika ke posisi USD80,37 di bursa berjangka ICE.

Investor merespons laporan Departemen Tenaga Kerja yang menyatakan pekerjaan Februari, yang menunjukkan klaim pengangguran sebanyak 469 ribu dalam data yang berakhir 27 Februari.

Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 498 ribu. Laporan pada hari Jumat diperkirakan menunjukkan bahwa pengangguran naik menjadi 9,8 persen dari 9,7 persen pada Januari karena adanya pemangkasan sebanyak 50 ribu pekerja yang dilakukan perusahaan.

Sementara itu, kabar dari China berencana untuk memperluas paket stimulus dengan harapan membantu perekonomian tumbuh delapan persen tahun ini.

Minyak telah melonjak 18 persen sejak 5 Februari lalu, investor menjadi lebih yakin pertumbuhan ekonomi global akan meningkatkan permintaan minyak mentah.

Sebelumnya, indeks Nasdaq melompat dan mennyentuh level tertingginya dalam 18 bulan terakhir, seusai data jumlah pemangkasan pekerja di Amerika Serikat (AS) yang baru saja dilaporkan, jauh lebih baik dari ekspektasi sejumlah analis. Sentimen tersebut memberikan reaksi postif investor akan pemulihan perekonomian ke depannya.
(css)
TWITTER »
twit