Getting time...

PPA Juga Siap Kelola Saham Minoritas Pemerintah

Senin, 8 Maret 2010 13:30 wib
Foto: Tangguh Putra/Okezone.com
Foto: Tangguh Putra/Okezone.com
JAKARTA - Setelah PT Danareksa (Persero) menyatakan kesiapannya mengelola saham minoritas milik pemerintah di sejumlah perusahaan, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) juga menyatakan hal serupa.

Corporate Secretary PPA Renny Rorong menuturkan, pihaknya siap mengelola saham minoritas pemerintah di sejumlah perusahaan. “Salah satu tugas kami adalah mengelola saham-saham pemerintah, seperti yang selama ini sudah kami lakukan. Jadi, kami siap untuk mengelola saham minoritas milik pemerintah jika ditunjuk Kementerian BUMN,” kata dia ketika dihubungi di Jakarta, Senin (8/3/2010).

Dia mengaku, pihaknya memang telah mengajukan proposal penawaran kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar dapat mengelola saham minoritas milik pemerintah di sejumlah perusahaan.

Pasalnya, salah satu fungsi PPA adalah melakukan investasi langsung dan tidak langsung, sehingga merupakan hal yang wajar jika PPA mengajukan proposal penawaran karena pihaknya merasa yakin dapat mengelola saham milik pemerintah tersebut.

Namun, opsi apa yang akan dipilih pemegang saham, pihaknya akan tetap mendukung pemerintah. “Keahlian kami memang mengelola aset dan restrukturisasi BUMN. Tetapi, opsi apa yang dipilih itu, terserah pemerintah,” imbuh dia.

Bebarapa saham pemerintah yang dikelola PPA, di antaranya Texmaco Grup, Tugu Grup dan saham-saham minoritas di sejumlah perbankan nasional, seperti PT Bank Permata Tbk, Maybank, dan PT Bank Panin Tbk.

Seperti diketahui, Menteri BUMN Mustafa Abubakar sebelumnya mengungkapkan, PT PPA dan PT Danareksa telah mengajukan penawaran untuk mengelola saham-saham minoritas milik pemerintah senilai Rp4 triliun di sejumlah perusahaan.

Namun, Kementerian BUMN akan melihat proposal dari dua perusahaan yang dinilai lebih menjanjikan bagi pemerintah dalam pengelolaan saham miliknya. Adapun untuk merealisasikan rencana konsolidasi saham tersebut, Kementerian BUMN juga memiliki opsi lain dengan membentuk badan baru. “Itu opsi dan kami masih mempertimbangkannya,” kata dia.

Sekretaris Perusahaan PT Danareksa (Persero) Bondan Pristiwandana sebelumnya mengatakan, jika pemegang saham merekomendasikan Danareksa untuk mengelola saham minoritas tersebut, pihaknya akan siap melakukan.

“Kalau dari Kementerian (BUMN) ada konfirmasi resmi, kami siap menjalankan,” tukas dia. Namun, Bondan mengaku, pihaknya sejauh ini belum mendapat informasi mengenai rencana itu, sehingga enggan berkomentar banyak. (J Erna/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit