Foto: Tangguh Putra/Okezone.com
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengungkapkan akan saham yang akan ditambah ke pasar melalui right issue adalah sebanyak 16 persen.
"Yang kita minta untuk dilepas adalah sebesar 16 persen," kata Direktur Utama BBNI Gatot Suwondo, di sela acara Forum Pertemuan Menteri BUMN dan KKP dengan Komisaris Utama, Direktur Utama dan Sekretaris Perusahaan BUMN bertajuk Setting Ekonomi Politik BUMN, di kantor Pusat Telkom, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (9/3/2010).
Dijelaskannya, 16 persen saham tersebut terdiri dari tiga persen saham yang berasal dari green shoe. Sementara sebanyak 13 persen berasal dari saham baru. Dia mengakui jika hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan keringanan pajak sebesar lima persen.
"Untuk mendapatkan keringanan pajak lima persen harus, kita minta untuk jumlah saham kita 40 persen di pasar. Sekarang jumlah saham (pemerintah) 76 persen, kita akan terbitkan jadi sisa 60 persen," jelasnya. (ade)