Ilustrasi. Foto: Astra Bonardo/Koran SI
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani berkeyakinan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2010 akan berada di atas lima persen.
"Kalau kuartal pertama di atas lima persen (pertumbuhan ekonomi) pasti bisa," ujarnya di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Sebagaimana diketahui bahwa pemerintah tidak merevisi target pertumbuhan ekonomi dalam APBN-P yang tetap berada di posisi 5,5 persen di 2010. Meskipun demikian dirinya masih enggan menyatakan berapa besaran pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini. "Nanti saja kita akan bikin konferensi pers tentang pertumbuhan ekonomi juga, minggu depan," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini ditopang oleh pertumbuhan investasi dan ekspor yang naik sampai 50 persen serta pemulihan kondisi global. Selain itu, dari sisi impor pascapemberlakuan ACFTA tidak terjadi lonjakan berarti sehingga masih dapat dikendalikan.
Dari sisi belanja pemerintah di kuartal pertama ini berlangsung normal sehingga baik di sisi makro ekonomi maupun di sektor riil berjalan positif. Dari sisi inflasi juga terkendali dengan turunnya harga beras dan harga beberapa kebutuhan pokok lainnya.
"Pokoknya pantauan dini kuartal pertama baguslah. Pertumbuhan ekonomi sampai kuartal pertama enggak ada gejolak, semua pos makronya dan sektor rill juga positif," ujar Anggito. (ade)