Dolar Menguat, si Emas Hitam Turun ke USD81

Candra Setya Santoso - Okezone
Rabu, 10 Maret 2010 08:30 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
NEW YORK - Harga minyak mentah kembali melemah, meskipun masih bertahan dikisaran level USD81 per barel, pada perdagangan Selasa (9/3/2010) waktu setempat, seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (10/3/2010), harga acuan minyak untuk kontrak April, turun 37 sen dolar Amerika menjadi USD81,50 per barel, pada New York Mercantile Exchange (Nymex). Pada awal perdagangan, harga minyak sempat anjlok ke USD80,16 per barel. Sedangkan di London, harga minyak jenis Brent turun 56 sen dolar Amerika ke USD79,91 pada ICE Futures.

Harga minyak melemah terjadi karena tekanan penguatan dolar AS, sehingga bagi para investor yang memegang mata uang utama lainnya keberatan untuk membeli minyak.

Menurut analis Addison Armstrong, penguatan dolar AS terhadap euro, dipicu oleh adanya pembicaraan antara Presiden Barack Obama dengan Perdana Menteri Yunani terkait krisis utang yang melanda negara tersebut.

Sementara itu, Energy Information Administration menyatakan dalam proyeksi bulanannya bahwa harga minyak dan gasolin cenderung stabil tahun ini. (css)
TWITTER »
twit