Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) mengandeng PT Pathway Internasional dalam pembangunan rel kereta api dari Tanjung Enim ke Pelabuhan Pulau Baai dengan nilai investasi mencapai USD2 miliar.
Proyek ini akan dikerjakan selama 66 bulan dengan tujuan peningkatan produksi pengangkutannya dari 20 juta ton per tahun menjadi 40 juta per tahun.
Diungkapkan Direktur Utama PTBA Sukrisno, rel kereta api dari Tanjung Enim, Sumatera Selatan ke Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu dibangun perusahaan tersebut bersama PT Pathway Internasional guna pengangkutan komoditi kedua belah pihak.
"Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas awal 20 juta ton per tahun, ditingkatkan jadi 40 juta ton per tahun. Butuh investasi USD2 miliar. Nah PTBA diajak untuk pemegang saham di sini," ungkapnya, saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Proyek pembangunan rel dari Tanjung Enim sampai Pelabuhan Pulu Baaia kan dikerjakan mulai tengah 2009 selama 66 bulan. Rel ini mempunyai kapasitas angkut sebesar 30 juta ton per tahun.
Sementara itu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar membenarkan rencana tersebut. Ada juga rencana pembangunan pelabuhan alternatif transportasi dari PTBA, misalnya ke Bengkulu perlu alternatif besar. Mereka mau menambah volumenya, pungkasnya, saat ditemui wartawan, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, hari ini. (ade)