Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Pasar Internasional Garap 58% Ekspor Sawit Indonesia

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Rabu, 10 Maret 2010 |14:08 WIB
4 Pasar Internasional Garap 58% Ekspor Sawit Indonesia
Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Pasar utama produk sawit Indonesia di pasar international adalah India, China, Belanda, dan Malaysia. Empat pasar ini menguasai sekira 58,9 persen dari total ekspor produk sawit Indonesia.

"Di pasar India, ekspor produk sawit Indonesia tumbuh rata-rata 14,1 persen per tahun selama 2004-2008, lebih baik daripada produk sawit Malaysia yang tumbuh negatif 3,6 persen," kata Wakil Menteri Perdagangan RI Mahendra Siregar, saat ditemui wartawan, dalam konperensi pers mengenai perkembangan ekspor impor di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Tren ekspor produk sawit mengalami pertumbuhan terbesar sepanjang lima tahun terakhir ini. Selama 2005 hingga 2009, nilai ekspor produk sawit tumbuh rata-rata 34,6 persen per tahun, dan konstribusinya terhadap ekspor nonmigas terus bertambah. "Pada 2005 konstribusinya sebesar 5,7 persen, naik menjadi 10,6 persen pada 2009," ujarnya.

Ekspor 2009 mencapai USD10,4 miliar atau menurun 16,2 persen dari tahun sebelumnya. "Penurunan ini dipicu oleh melemahnya harga, karena volume ekspor mengalami peningkatan," katanya. Dijelaskannya, harga palm oil dan palm kernel di pasar international selama 2009 rata-rata mengalami penurunan masing-masing 28 persen dan 38,6 persen.

Pangsa Indonesia di pasar impor produk sawit India juga mengalami peningkatan, dari 74,5 persen pada 2004 menjadi 83,2 persen pada 2008. Sedangkan dari China, produk sawit Indonesia menempati ranking kedua dengan pangsa sebesar 31,5 persen selama 2008, sedangkan Malaysia menguasai 67,6 persen.

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement