Getting time...

Hadapi FTA, RI Diyakni Mampu Jadi Negara Besar

Kamis, 11 Maret 2010 17:33 wib
Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Yudistiro Pranoto/Koran SI
Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Yudistiro Pranoto/Koran SI
JAKARTA - Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengingatkan semua pihak agar tidak khawatir dalam menghadapi ASEAN China Free Trade Area (ACFTA). Dia berkeyakinan Indonesia mampu menjadi negara besar di era perdagangan bebas.

“Kita tahu Indonesia telah mampu bertahan dalam menghadapi krisis keuangan global yang dimulai dengan subprime mortage di Amerika Serikat pada 2007 lalu,” tegas Mustafa dalam orasi ilmiah saat Dies Natalis ke 60 dan Wisuda Sarjana Universitas Nasional, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (11/3/2010).

Sedangkan Rektor Universitas Nasional El Amry Bermawi Putera menilai dengan penerapan ACFTA, pemerintah perlu melakukan penguatan daya saing nasional. Menurutnya daya saing ini berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia.

Saat ini, lanjut El Amry, regulasi perdagangan produk dan jasa dengan ASEAN dan China telah terbuka. Dalam skala kecil, globalisasi perdagangan produk, jasa dan pekerja telah disaksikan sehari-hari. Namun tidak lama lagi, deregulasi pada banyak negara akan mendorong pekerja lintas batas yang semakin besar.

“Kita harus memacu untuk mempercepat pembenahan mutu akademik yang menghasilkan lulusan yang berkompetensi global, penguasaan bahasa asing, teknologi dan informasi serta komunikasi,” pungkas El Amry. (Iman Rosidi/Trijaya/ade)
  • yenny widianty » 0 Tanggapan
    lulusan tersebut juga harus mengenal potensi diri dan potensi bangsanya dengan baik..sehingga tidak hanya jadi pegawai..dan penonton yang terkagum-kagum pada keberhasilan, kemajuan bangsa lain...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit