Getting time...

Pemangkasan Pasokan Gas Dibatalkan

Kamis, 11 Maret 2010 19:02 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Industri nasional dipastikan tidak akan mendapat pemangkasan pasokan alokasi gas.

Sebelumnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berencana untuk memangkas alokasi pasokan gas untuk industri sebanyak 20 persen mulai 1 April 2010.

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, pasokan gas untuk industri manufaktur dalam negeri tidak akan mendapat potongan sedikit pun.

"Ketakutan industri ini, akan hiilang pasalnya pemerintah telah memutuskan untuk  mengalihkan jatah pasokan Chevron untuk Industri. Ini solusi jangka pendek untuk menyediakan gas bagi industri dalam negeri,” kata Hidayat di Jakarta, Kamis (11/3/2010).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai besarnya gas yang diahlikan untuk indutri dari Chevron, Hidayat enggan menjawabnya. Namun menurutnya, pihaknya memastikan pasokan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan industri nasional.

“Sedikit  jatah Chevron diahlikan untuk indutri. Nanti yang akan mengumumkan tidak adanya pemotongan pasokan gas akan dilakukan Menteri ESDM, karena mereka yang kompeten,” jelas Hidayat.

Sementara itu, mengenai permasalahan gas secara keseluhan dan jangka panjang, Hidayat mengatakan, akan diselesaikan secara keseluruhan oleh Kementerian ESDM. “Yang pasti, receiving terminal juga harus dibangun dalam waktu dua tahun ini, sehingga akan membantu pasokan gas,” tutur dia. (Sandra Karina/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit